Peringatan!

Dilarang meng-copy tanpa seijin yang punya ya :)
atau sertakan alamat blog ini .

terimakasih :)

Thursday, June 26, 2014

Surat Untukmu, Nek.

Nek, apa kabarnya nenek disana?
apakah nenek tengah tersenyum melihatku?
ataukah nenek sedih melihat keadaanku?

sekarang aku telah dewasa nek,
tapi aku masih merasa muda.
aku masih merasa kuat, aku masih bisa berlari.
apakah nenek melihatku ?

sekarang aku masih berjuang nek,
banyak hal yang ingin aku penuhi, banyak hal yang ingin ku gapai,
nek, masih ingatkah saat kau datang kerumah,
kau membawakanku banyak sekali makanan,.
kau memberikanku banyak cemilan manis..

aku masih mengingatnya nek, aku masih ..
aku masih teringat saat aku mengucapkan aku membencimu,
berharap jauh darimu,. karena kamu cerewet..
aku masih ingat itu nek,.

aku masih ingat saat kamu membedakan aku dengan mereka,
aaku ingat saat merasa dikucilkan olehmu,
aku ingat saat itu,.
aku ingat saat kau sakit dan aku malas menemanimu,
aku ingat,
betapa berdosanya aku padamu nek,
betapa banyak dosa yang kuperbuat, betapa banyak sakit hati yang kau terima.,
kau tetap menyayangiku, aku tahu, aku lihat..

dan saat aku harus kehilanganmu, betapa kurasa berat hatiku nek,
aku tak ingin jauh,
bahkan melihat kepergianmupun aku tak bisa.
aku masih ingin bersamamu nek
aku masih ingin bersamamu, mengaji bersamamu,
mengobrol banyak denganmu,.
aku masih ingin,, aku masih ingin dikunjungi olehmu, aku ..
aku masih ingin merasakan hangat pelukmu nek,

untuk kesekian kalinya , aku merindukanmu..
aku tak tahu, apakah saat itu aku bermimpi atau tidak..
saat aku sakit.. dua hari tak bisa bergerak..
aku bermimpi kau mengobatiku, kau datang menemuiku..
aku melihat wajahmu sangat cantik nek,
aku melihat itu..
aku mendengar kamu menasihati aku, aku mendengar kau bilang
bahagiakan ibu, bahagiakan ibu, kamu bilang rajinlah aku..

aku tak tahu mengapa esoknya aku sembuh,
aku sembuh !!!
aku minta maaf nek, pesanmu belum ku laksanakan,,
aku minta maaf..
aku belum rajin beribadah, aku masih penuh dosa,.
aku tahu aku cucu yang hina, aku tak pantas..

terimakasih nek, terimakasih untuk setiap makanan yang kau berikan padaku,
aku tahu kau memberiku dada ayam , tapi kamu kepala ayam.
aku tahu itu nek, aku melihat kepala ayam goreng di atas piring di dapurmu.
aku melihatnya nek,.
aku minta maaf.. aku minta maaf..

terimakasih nek, terimakasih untuk setiap hari raya yang kita lewati bersama,
terimakasih untuk sejadah yang kau wariskan padaku, maaf aku jarang menciumnya untuk sembahyang
terimakasih nek, terimakasih..
terimakasih untuk kasih sayangmu, terimakasih nek..
maafkan aku yang penuh kesalahan ini nek..
aku sayang nenek..

untukmu Almh. Uki / ueng .

No comments:

Post a Comment